Tips Penyusunan Karya Ilmiah yang Perlu Kamu Tahu

Penulisan karya ilmiah merupakan bagian penting dari kehidupan akademis, dan untuk banyak mahasiswa, karya ilmiah menjadi salah satu tugas yang dirasa berat dan menakutkan. Meskipun begitu, dengan beberapa strategi efektif, proses penulisan karya ilmiah dapat dirasa lebih menyenangkan dan dapat dinikmati. Berikut merupakan beberapa tips penyusunan karya ilmiah yang perlu kamu tahu untuk membantu mengasah kemampuan penelitian dan penulisan karya ilmiahmu.

1. Mulai lah dengan mencari topik dari sesuatu yang mudah dan sering kamu akses. Penelitian merupakan tugas “berat” yang terkadang dibayangkan saja sudah membuatmu bingung harus memulai dari mana. Kebanyakan penelitian dimulai dengan adanya masalah yang dihadapi sehari-hari, minat, atau perhatian terhadap suatu permasalahan yang kemudian diteliti lebih lanjut. Hal ini berarti kamu dapat menemukan topik penelitian dengan mulai mengamati lingkungan sekitar, Kamu bahkan juga dapat menemukan topik penelitian secara tidak sengaja ketika sedang melakukan pencarian dasar di internet dan scroll timeline media sosialmu. Sumber online seperti Google atau media sosial seperti X, meskipun tidak selalu akurat, merupakan sumber dasar yang bagus untuk mengarahkanmu pada suatu topik penelitian, sebab sumber-sumber tersebut biasanya memberikan gambaran dasar dan key points yang dapat memancing idemu.

2. Pilih topik yang membuatmu tertarik. Ketertarikan akan membuatmu merasakan keingintahuan yang besar, keingintahuan yang besar akan membuatmu terus menggali informasi untuk mengisi kesenjangan informasimu. Jika topik yang sedang kamu cari adalah topik yang membuatmu tertarik, maka proses pengisian kesenjangan informasi yang kamu lakukan akan terasa menyenangkan. Proses penelitian merupakan proses yang panjang, inilah mengapa penting memilih topik yang membuatmu tertarik sehingga kamu tidak akan merasa jenuh dengan apa yang kamu kerjakan. Meskipun begitu, dalam pemilihan topik penelitian kamu juga harus mempertimbangkan faktor lain seperti kesesuaian dan kemampuanmu.

3. Rencanakan proses penelitianmu. Merencakan proses penelitian juga merupakan salah satu strategi penting agar proses penelitianmu berjalan lebih efektif. Perencanaan proses penelitian dapat dilakukan dengan menyusun timeline penelitian, breaking down proses penelitian menjadi tugas-tugas yang dapat dikelolah, membuat jadwal pengerjaan tugas-tugas dan pastikan kamu menaati jadwal yang telah kamu buat. Dengan melakukan perencanaan proses penelitian, kamu dapat memastikan bahwa kamu dapat menyelesaikan karya tulis ilmiahmu tepat waktu.

4. Belajarlah untuk mengenali sumber berkualitas. Tidak semua sumber dapat dipercaya sehingga sangat penting untuk mengenali sumber yang baik di antara sumber yang kurang layak. Untuk menentukan sumber yang baik, kamu perlu menggunakan kemampuan analisis kritismu. Sebelum memutuskan untuk menggunakan suatu sumber, pertimbangkan pertanyaan mengenai sumber tersebut seperti: apakah penulis merupakan seorang yang ahli di bidang yang dia tulis? Apakah point of view penulis mengandung keberpihakan mengenai topik yang ditulis?

5. Verifikasi dan bandingkan informasi yang kamu dapatkan. Internet merupakan sumber informasi yang paling banyak digunakan, baik untuk mencari atau membagikan informasi. Hal ini berarti banyak sekali sumber yang kurang reliabel, tidak akurat atau bahkan hoax yang dapat ditemui selama berselancar di internet. Cara terbaik untuk menghindari penggunaan sumber-sumber tersebut adalah dengan memastikan informasi yang akan kamu jadikan sebagai referensi merupakan informasi yang sudah terverifikasi kebenarannya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara membandingkan informasi yang kamu temui di suatu sumber dengan sumber lain yang memiliki pembahasan yang sama, pastikan bahwa paling tidak terdapat 2 sumber berbeda mengatakan hal serupa.

6. Stay organized. Selama proses pengumpulan data untuk merancang penelitianmu, pastinya akan ada banyak sekali data, informasi, dan sumber-sumber yang akan kamu temukan dan akan kamu simpan. Penting sekali untuk menyimpan segala jenis informasi secara terorganisir untuk menghindari kebingungan, kehilangan informasi atau tidak dapat mengutip sesuatu dengan benar. Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk menyimpan dan mengoranisir informasi, namun berikut merupakan beberapa cara yang umum yang dapat kamu lakukan:

1) Untuk informasi yang kamu temukan di website kamu dapat melakukan bookmarking di web browser untuk menyimpan hasil pencarianmu.

2) Untuk jenis informasi berbentuk PDF, buatlah folder khusus di komputermu dan membaginya per pembahasan. Contohnya jika kamu sedang mengerjakan tugas akhir, kamu bisa membuat folder per-BAB.

3) Manfaatkan references manager seperti Mendeley atau Zotero setiap kali mengutip agar sitasi dan referensimu tetap teroganisir. Kamu hanya perlu menambahkan metadata pada setiap sumber yang kamu gunakan kemudian references manager akan menyusun secara otomatis sitasi dan datar pustakamu. Hal ini tentu akan lebih mempersingkat waktumu daripada kamu harus menyusunnya secara manual, selain itu kamu tidak perlu khawatir lupa dengan sumber yang kamu gunakan. Mendeley dan Zotero juga memiliki tool highlighting untuk mem point-out informasi di sebuah file PDF

7. Manfaatkan perpustakaan. Perpustakaan selain menyediakan sumber informasi yang reliabel, juga menyediakan berbagai research support, khususnya di perpustakaan sekolah dan perguruan tinggi. Di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Jember, kami menyediakan research support berupa penyediaan akses jurnal berlangganan dan layanan bimbingan penelitian yang dikemas dalam Layanan Pemustaka dan Literasi Informasi. Layanan ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember untuk mendapat bimbingan penelitian. Bimbingan penelitian dalam layanan ini adalah bimbingan penelusuran informasi, bimbingan penulisan karya ilmiah, bimbingan penyusunan sitasi dan daftar pustaka, dan bimbingan anti plagiarisme.

Penulisan karya ilmiah dapat menjadi tugas yang menantang, namun dengan strategi dan teknik yang tepat, kamu dapat menghasilkan karya ilmiah yang mengesankan. Tidak perlu takut untuk memulai menyusun karya ilmiah hanya karena kamu membayangkan karya ilmiah merupakan tugas yang sulit dan menakutkan karena jika kamu mengerjakan dengan strategi yang tepat maka penulisan karya ilmiah akan dapat lebih dinikmati pada setiap prosesnya. Semoga tips yang sudah dipaparkan di atas dapat membantu kalian ya. Semangat!